17 Maret 2010,
Berasa lama tidak memerindah rumah, hiks, hampir dua pekan? Waw! Selama itukah? Dua pekan lalu memang sibuk-sibuknya; Sibuk jalan-jalan, sibuk berinspirasi, sibuk rumpi di dunia nyata, ini-itu dan yang lain-lainnya. Hmmmm..
Saat buka-buka status temen,wits...lagi-lagi punya Kaka yang jadi inspirasi, seperti mengingatkan saya untuk menulis lagi. Hampir sama rupanya yang saya atau dia lakukan. bedanya, saya tidak jahit atau bikin pernak-pernik seperti Kaka. Hehehehe.
Saya baca-baca lagi buku-buku motivasi, buku tentang blog, juga menulis, tapi tidak diposting. Hanya untuk catatan pribadi saja.
Saya sempatkan juga jalan-jalan naik kereta api hingga ke malang, sembari momong dua bocah. Mencoba merasakan kerepotan menjadi seorang ibunda. Lumayanlah, perjalanan pendek dua jam dari Bangil-Malang mengingatkan saya pada kenangan manis saat kali pertama diajak Papa dan Mama naik kereta apiketika balita. Memulangkan lagi pada memori ketika masa ABG bersama kembaran dan sahabat, kami naik kereta api hingga Tulungagung. Petualangan kecil yang tidak akan terlupakan.
Terkenang juga 11 tahun lalu, naik kereta api bisnis dari Banyuwangi hingga Surabaya bersama teman-teman muda peserta Bintal Juang Remaja Bahari kontingen Bali, sebelum akhirnya kami melayari laut Jawa hingga selat lombok dan Bali.
Jadi teringat lagi perjalanan naik kereta dari Jogja hingga Sidoarjo semasa kuliah dulu, dan tentu saja naik kereta api dari Jogja ke Solo. Hmmm...
Tiba-tiba terbersit keinginan yang sempat tercetus belasan tahun lalu. Saya ingin merasakan naik shinkanzen, kereta api cepat yang hanya ada di Jepang sana. Kereta yang lajunya bagai meteor dan melintasi kaki Fuji Yama yang gagah. Suatu haru nanti, saya pasti kesana. Tidak sendiri, tapi bersama dia dan anak-anak kami. Semoga.
Senja saat Hujan menumpahkan emosinya yang indah, 17 Maret 2010
Rabu, 17 Maret 2010
Menulis lagi, Naik kereta, Menjadi Mama dsb..
Posted by Tri Lestiyono dan Yeti Kartikasari at 02.58 0 comments
Senin, 08 Maret 2010
Rindu
Terlalu rindu
Seperti itu ujarmu yang kudengar
seperti bunyi tetes air menyentuh gelas, berdenting memanggil-manggil
Selalu saja ada rindu
Meski selalu saja tertunai
tak cukup larik-larik kata
tapi juga senyum dan sorot matamu
ah, selalu saja
Rindu ini mengetuk-ngetuk
seperti hujan yang jatuh di teras rumahku
seperti kecipak ikan di kolam mungil itu
rindu, rindu selalu
aku rindu..
hanya rindu.
Posted by Tri Lestiyono dan Yeti Kartikasari at 17.48 0 comments
Kamis, 04 Maret 2010
Sedapnya Soto Ayam

Satu lagi, makanan "berat" yang kami sama-sama menyukainya. Yuupp Soto Ayam, semacam sup ayam dengan isi soun, tauge, irisan telur ayam, kol, kentang dan tomat. Soto ayam menggunakan bumbu kunyit sehingga kuah berwarna kuning (menurut wikibooks), hehehehe...
Menu ini cocok buat kami yang "berlidah jawa", selama ini siy, soto ayam ala Jawa Timur; Soto ala Lamongan dan Surabaya yang sering kami santap. Padanannya, sambel jeruk plus krupuk udang yang kriukk.
Dimakan kapan saja, no problemo. Terutama pas musim penghujan. Lumayan untuk menghangatkan badan. Penjual soto juga mudah ditemui, jadi tidak repot, tinggal pesan dan santap. Pingin siy, suatu hari nanti bisa "meracik" menu soto ayam sendiri, hehehehe. Sehingga, rasanya "beda" dengan soto yang biasa di jual.
Pingin juga, suatu hari nanti bisa wisata kuliner berdua ke beberapa tempat di negeri ini yang punya makanan khas soto-sotoan; Soto Kudus, Soto lentok Jogja, Soto Bangkong Semarang,Soto Betawi, soto Banjar, coto Makasar dan soto-soto lainnya. Amin.
Salam Soto!
Posted by Tri Lestiyono dan Yeti Kartikasari at 03.42 0 comments
Ramah, Kunci untuk Sukses

Eh ternyata untuk menjadi sukses, selain kerja "cerdas", ada satu lagi kuncinya, RAMAH. Hehehehe....Gampang banget yak? Kok bisa? Ternyata, KERAMAHAHAN akan menunjang dan memermudah komunikasi atau kecakapan dalam BERKOMUNIKASI.
Terpenting adalah kesediaan untuk belajar. Untuk memiliki sifat RAMAH, kita disarankan untuk bersikap POSITIF dalam HATI. Dengan begitu, kita biasa melakukan segala sesuatu dengan SIKAP POSITIF. KERAMAHAN merupakan salah satu sikap positif. Kita harus ingat, MENCARI MUSUH lebih MUDAH daripada MENCARI SAHABAT. Tinggal "manyun" seharian, kita akan dengan MUDAH mendapatkan MUSUH. Tentu, kita ingin MEMILIKI BANYAK SAHABAT. Karena itu, di mana pun dan kepada SIAPA PUN, kita harus TERBIASA BERSIKAP RAMAH.
Tulisan ini disadur dari buku RELATIONSHIP @ WORK, Membangun Hubungan Harmonis dan Bisnis. INDAYATI OETOMO, International Director of John Robert Powers.
Posted by Tri Lestiyono dan Yeti Kartikasari at 03.04 0 comments
